1. Air terjun Kembar Gitgit

Air terjun kembar Gitgit, salah satu tempat wisata di Buleleng. Foto oleh @_rickyjn
Dari sekian banyak air terjun yang ada di Buleleng, air terjun Gitgit ini merupakan satu yang istimewa. Air terjun ini memiliki dua air terjun yang saling berdampingan dan saling bertemu di bagian bawah aliran. Masing-masing air terjun memiliki ketinggian 20 meter dan kedalaman 10 meter. Uniknya kedua air terjun ini memiliki suhu yang beda. Air terjun di sebelah kiri bersuhu hangat sedangkan yang di sebelah kanan bersuhu dingin.
Bagi masyarakat Bali, air terjun Gitgit ini merupakan air terjun “Campuhan” yang memiliki arti percampuran atau titik bertemunya dua aliran air dan ydipercaya sebagai salah satu sumber air suci. Tak heran jika tempat wisata di Buleleng yang satu ini cukup dikeramatkan oleh umat Hindu Bali. Air terjun ini dijadikan sebagai tempat dilaksanakannya ritual penglukatan atau pembersihan diri. Ritual keagamaan lain yang kerap digelar di air terjun Gitgit ini adalah mecaru (persembahan sesajian pada sehari sebelum Nyepi) dan piodalan yang dilakukan dua kali dalam satu tahun.
2. Aling-Aling Waterfall

Aling-Aling Waterfall di Buleleng Bali. Foto oleh @suka_senja
Air terjun Aling-Aling atau lebih dikenal dengan Aling-Aling waterfall merupakan salah satu tempat wisata di Buleleng yang banyak diburu oleh wisatawan. Panorama alamnya yang masih alami, asri dan air terjunnya yang indah membuat tempat ini tak pernah sepi pengunjung.
Aling-Aling waterfall memiliki ketinggian sekitar 35 meter. Biasanya wisatawan menghabiskan waktu dengan berenang atau sekadar bersantai sambil menikmati panorama alam sekitar. Suara gemericik air dan suara kicauan burung akan jadi obat penenang yang ampuh untuk menghilang stres dan penat. Untuk yang suka tantangan, wisatawan juga bisa mencoba terjun bebas dari atas tebing dan meluncur di kolam bawah air terjun.
3. Desa Ambengan

Desa Ambengan, salah satu tempat wisata di Buleleng yang asri. Sumber
Nama Ambengan berasal dari bahasa Bali yang berarti ilalang. Dulunya Desa Ambengan bernama Desa Sukadana, namun karena banyak ilalang yang tumbuh di desa ini maka berubah nama menjadi Desa Ambengan. Desa ini terletak di atas bukit hijau di Kecamatan Sukasada dan diapit oleh tiga bukit indah. Tal heran jika desa ini menawarkan panorama alam yang indah dan cocok untuk menjauh sejenak dari suasana perkotaan.
Tak hanya sajikan pemandangan perbukitan dan persawahan, Desa Ambengan juga mempunyai destinasi wisata lain seperti air tejun Jembong dan air terjun Puncak Sari. Seru bukan, menikmati suasana pedesaan yang masih hijau dan alami.
4. Bali Handara Kosaido

Bali Handara Kosaido, tempat wisata di Buleleng yang wajib didatangi. Foto oleh @jamesrelfdyer
Bali Handara Kosaido merupakan arena bermain golf yang berada pada ketinggian di atas 1.000 mdpl dan 66 km dari Bandara Ngurah Rai. Arena golf ini dikelilingi hutan tropis dan memiliki pemandangan ke arah Danau Buyan. Tempat wisata di Buleleng yang satu ini selalu jadi favorit bagi para pencinta traveling sekaligus olahraga. Karena selain bisa melatih fisik, panorama alam yang masih sangat alami dan segar dengan hijaunya pepohonan bisa membuat tubuh benar-benar lebih fresh.
Tak hanya bermain golf, wisatawan yang datang juga bisa hunting foto dengan latar perbukitan yang hijau. Atau bisa juga berfoto di salah satu spot foto favorit yaitu di depan paduraksa yang sangat khas dengan pura Bali.
Itulah beberapa tempat yang bisa saya rekomendasikan untuk anda semoga dapat menambah tujuan rekreasi anda dengan keluarga.